Thursday, July 26, 2012

RICELAKE® Powerfull Indicator




920i® Programmable HMI Indicator/Controller
http://timbanganstatik.com/920i.html
Rice Lake's well-rounded indicator, controller and weight display selection is led by the impressive and adaptable 920i, delivering more features, more programmability, and more power for your process. The 920i combines performance-driven circuitry, simplified architecture, and customized display features to take your system further. Choose from our universal, panel mount, or wall-mount style. 
Download Brochure

820i® Programmable Indicator/Controller

For the most comprehensive combination of function and price, Rice Lake's 820i is the instrument of choice. This versatile intelligent model boasts a powerful yet easy-to-use interface that can operate and display up to two scales simultaneously. The 820i allows users to automate formula selection, batch start up, data recall, or any frequently used process. Available in both universal and panel-mount versions. 
Download Brochure

720i Programmable Indicator/Controller
http://timbanganstatik.com/720i.html
The 720i from Rice Lake is an affordable path to gaining the function and ability of our more advanced intelligent indicators. From basic weighing and data collection to recipe formulation, inventory management and traceability, choose Rice Lake's 720i. Advanced programmability using ProAction (PCEE) and enhanced data base storage make the 720i ideal for a wide variety of weighing applications. Available in both universal and panel-mount configurations.
Download Brochure

920i® FlexWeigh Systems
http://timbanganstatik.com/920iFlexWeighSystems.html
Pre-engineered and pre-programmed 920i FlexWeigh Systems are Rice Lake’s turnkey answer to many of manufacturing’s most commonly used weighing processes, providing clearly defined, immediate solutions for almost any operation. 920i FlexWeigh Systems combine the power and versatility of the 920i interface with the simplicity and strength of the FlexWeigh control panel. 

IQ Plus® 710 Configurable Weight Indicator

The IQ plus 710 is an economical solution to automated process control. Whether your application requires adding multiple ingredients to a batch, turning on a motor, or starting a conveyor, the IQ plus 710 can execute a variety of complex tasks. The IQ plus 710 is available in both flat and sloped-face enclosure styles. 

Download Brochure

IQ Plus® 355 Digital Weight Indicator

The IQ plus 355 is a solid all-around indicator featuring the durability of a stainless steel enclosure and simple five-key operation. This basic weight indicator also offers analog output with the added ability to power as many as eight 350 ohm load cells or sixteen 700 ohm load cells. The IQ plus 355 is a solid choice for many industrial weighing needs.

Download Brochure

120 Plus Digital Weight Indicator

For offices, benchtops, or other dry work environments, the 120 Plus provides plenty of function for everyday weighing. A durable plastic enclosure showcases the attractive and easy-to-read backlit LCD display along with a full keypad for quick configuration. Two internal setpoints, battery operation and time & date function round out the 120 Plus's impressive set of features.  
Download Brochure




Thursday, January 12, 2012

Timbangan Statik

Timbangan merupakan alat ukur yang paling tua dalam sejarah peradaban manusia. Walau sudah terhitung uzur, namun timbangan tidak sampai tergerus zaman, bahkan mampu mengikuti teknologi yang diciptakan manusia.Bermula dari murni teknologi mekanik, hingga dewasa ini sudah mengadopsi gabungan mekanik dan elektronik.
Dimasa kini, sistem yang dianut pun mulai menuju pada teknologi digital, ditandai dengan beberapa pabrikan yang sudah memproduksi sensor digital, disamping sensor analog yang sudah ada.
Bila di runut secara deail, Timbangan bukanlah hanya timbangan. Timbangan memiliki fleksibilitas dalam arti mampu menyesuaikan kebutuhan, dan teknologi yang sedang berkembang.
Pada dasarnya, Timbangan tersusun dalam beberapa bagian, diantaranya:



  • Pada beberapa kondisi dengan pemakaian multi sensor, ditambahkan Junction Box


Dengan berbagai kombinasi, terciptalah timbangan dengan berbagai kemampuan (kapasitas) menimbang.   Untuk kapasitas kecil, dibutuhkan akurasi yang sangat teliti. Kebanyakan digunakan untuk formulasi industri obat dan makanan. Maka munculah Laboratory Scale dan Balance Scale, dari kapasitas mulai 1 Gram sampai 500 Gram dengan daya baca minimum hingga 0.001 Gram.

Pada pemakaian yang ringan dan portabel, tersedia Bench Scale. Menggunakan satu sensor / Load Cell, dan ukuran yang cukup terbatas biasanya 300mm X 400mm sampai dengan 500mm X 600mm memiliki kemampuan menimbang 60Kg sampai 500Kg dengan daya baca hingga 0.02Kg.

Untuk kebutuhan menimbang kapasitas menengah, tersedia berbagai model Timbangan Lantai atau Floor Scale. Mampu menimbang sampai 3000Kg dengan daya baca hingga 0.5Kg. Dikarenakan pemakaian yang cukup besar, maka ukuran pun menyesuaikan dan biasanya 1200mm X 1200mm tersusun dari komposisi plat kembang / bordes dengan rangka besi Kanal / UNP. Tumpuan yang dipakai berjumlah 4 Load Cell, dan disatukan pada Junction Box sebelum akhirnya pembacaan berat dikirim untuk ditampilhan oleh Indikator.

Mengikuti kebutuhan industri, tercipta pulalah Crane Scale atau Timbangan Gantung. Dengan mengadopsi sistem crane/gantung, dihasilkan desain yang kompak sehinggan efektif pemakaian tempat. Dipasaran banyak tersedia dengan kapasitas menengah 1000Kg sampai 3000Kg.

Dari beberapa macam timbangan diatas, semua memakai single / satu Load Cell kecuali Floor Scale yang sudah menerapkan Multi Load Cell. Berkembang dari itulah muncul berbagai kombinasi menyesuaikan kebutuhan industri berupa Hopper Scale, Truck Scale / Jembatan Timbang, Batching Scale, Bagging Scale, dan lain-lain.

Hopper Scale biasanya memakai Load cell dengan kapasitas besar antara 30 Ton sampai 100 Ton menyesuaikan kapasitas muatan hopper, dengan jumlah Load Cell menyesuaikan jumlah kaki / support hopper itu sendiri. Untuk kebutuhan akurasi yang cermat, dipakai 3 atau 4 Load Cell (tergantung jumlah support / kaki). Tetapi masih memungkinkan memakai 1 Load Cell jika memang pamakaian tidak memerlukan akurasi tinggi, dengan dibantu Dummy.

Untuk jenis Jembatan Timbang / Truck Scale, dipasaran tersedia pula berbagai ukuran dan kapasitas mengikuti kebutuhan industri. Jembatan Timbang dengan kapasitas kecil biasanya berukuran 3 meter X 6 meter  terdiri atas 4 tumpuan atau Load Cell,dengan kapasitas timbangan 20 hingga 30 Ton. Pada pemakaian menengah sampai 60 Ton, menggunakan ukuran 3 meter X 9 meter atau 3 meter X 12 meter. Dengan menggunakan Load Cell 6 unit untuk 6 tumpuan.
Penggunaan untuk industri berat / Heavy Industri, biasanya memiliki panjang 16 hingga 18 meter, dengan lebar tetap 3 meter memiliki titik tumpu berjumlah 8 Load Cell.
Konstruksi yang dipakai kebanyakan dari besi / steel, walaupun dibeberapa produsen ada juga yang memanfaatkan beton / concrete.

Batching Scale dipakai pada Batching Plant yang memerlukan formulasi dari kombinasi material untuk pembuatan Beton / Concrete. Batching Scale ada yang memakai sistem manual dan ada pula yang memakai sistem otomatis. Formulasi selalu lebih dari satu timbangan, tergantung pada berapa macam material yang dipakai. Biasanya berjumlah minimal 3 kombinasi material, yang masing-masing jumlahnya ditentukan melalui timbangan. 

Timbangan Packing atau Bagging Scale hampir mirip dengan Batching Scale, hanya berbeda pada pemakaian material yang sejenis, sehingga kebanyakan memakai 1 timbangan. Tetapi pada kondisi yang memerlukan pencampuran material, bisa dipakai multi timbangan dengan sistem mixing. Bagging Scal juga menggunakan timbangan yang bisa mengatur kapan material keluar dan kapan harus berhenti. Dengan sendirinya Batching Scale dan Bagging Scale menggunakan Indikator sejenis yang memiliki fitur SetPoint.

Semua timbangan tersebut dipakai instansi maupun perorangan untuk transaksi antar pihak, dan karenanya musti ada legislator yang mengatur keabsahannya. Disinilah peran Disperindag melalui Direktorat Metrologi mengatur dan melayani sertifikasi timbangan. Semua timbangan baru wajib di Tera dan semua timbangan yang telah terpasang wajib di Tera Ulang minimal setahun sekali.





SYSTEM TIMBANGAN DENGAN TARGET (SETPOINT)

AUTOMASI
Automation / Otomatisasi juga bisa diterapkan pada timbangan. Sudah menjadi standar bagi industri yang menerapkan takaran / timbangan dalam setiap proses produksi,menggunakan metode automation/otomatisasi  . Pada industri Batching Plant, industri Packing/Bagging, dan juga industri Mixing semua menggunakan timbangan yang mempunyai fitur mampu mengeluarkan respon sesuai dengan target yang di setting. Dewasa ini, automation dalam sebuah plant besar (Big Plant) dilakukan dengan PLC/DCS. Dengan kapasitas dan ekplorasi yang tak terbatas, PLC/DCS mampu menjalankan semua tugas-tugas pengelolaan dalam sebuah plant. Namun, bukanlah tidak mungkin controller/indicator sebuah timbangan mampu menggantikan fungsi PLC tersebut, selagi tidak terlalu rumit dan khusus pada scope timbangan saja. Misalnya pada sebuah Batcing Plant berkapasitas sedang, akan tidak ekonomis jika diterapkan PLC pada semua kontrolnya. Karena dengan otomasi yang bisa dilakukan oleh timbangan, tidak terlalu perlu lagi digunakan PLC.

HUMAN ERROR
Tidaklah dipungkiri, semua kebutuhan industri bisa dijalankan melalui operator tanpa adanya otomasi , termasuk pada timbangan. Namun, kemungkinan human error sangatlah besar bahkan mampu mempengaruhi kualitas produk finish yang nantinya dilempar kepasar. Kebutuhan industri adalah dihasilkannya produk siap pakai dengan standar mutu yang pasti dan akurat. Dengan otomasi di timbangan, akan didapat standar penyimpangan/deviasi yang stabil yang seyogyanya tidak berpengaruh pada standar mutu yang diterapkan. Bayangkan, pada proses produksi yang hanya mengandalkan operator/manual. Produk yang dihasilkan cenderung fluktuatif pada takaran, yang jika diakumulasi akan berpengaruh pada kerugian bahan baku, disamping output produk yang tidak standar.

SCALE BASED TARGET
Indikator/controller timbangan telah bereolusi mengikuti kemajuan teknologi, dengan diciptakannya timbangan yang mengakomodir otomasi. Setpoint adalah fitur wajib bagi timbangan tersebut. Dengan adanya setpoint, human error bisa diminimalisir sehingga terciptalah produk output yang standar. Dilevel basic, ada indikator/controller timangan yang hanya memiliki 2 setpoint, sampai pada level rumit, yang memiliki 100 setpoint dengan full customisasi termasuk pada program yang dijalankan, bisa direkayasa sesuai yang kita mau.
920i kompleks indicator  hingga 100 setpoint
120i simple indicator  2 setpoint